
Gugus Mitigasi Lebak Selatan didampingi oleh Tim Pengabdian Masyarakat Tanggap Bencana dari LPPM UMN melakukan peluncuran situs SigapTsunami.id pada Kamis, 15 Desember 2022. Situs tersebut merupakan upaya bersama dari kedua belah pihak untuk memberikan informasi terkait potensi bahaya tsunami yang ada di wilayah pesisir, dimulai dari wilayah pesisir Desa Panggarangan.
Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan, Abah Lala, mengatakan, situs ini merupakan langkah lanjutan dari Gugus Mitigasi Lebak Selatan dalam upaya penyebarluasan informasi terkait potensi bahaya tsunami, dilengkapi juga dengan berbagai informasi terkait mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya ini.
“Harapan kami, situs ini dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat, baik yang ada di wilayah pesisir Desa Panggarangan, maupun masyarakat luas yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana melindungi diri dari bahaya ini. Di Indonesia sendiri, begitu luas wilayah pesisir yang punya potensi bahaya tsunami. Oleh karena itu, situs ini bukan hanya milik GMLS, tapi juga milik semua,” tegas Abah Lala.
Tim Pengabdian Masyarakat Tanggap Bencana LPPM UMN mengatakan bahwa peluncuran situs ini merupakan langkah untuk membentuk komunitas sigap tsunami yang lebih luas lagi. Nama Sigap Tsunami sengaja dibuat, supaya nantinya gerakan ini dapat menular ke lebih banyak orang lagi, didukung dengan kekuatan dunia digital yang tak terbatas.
Peluncuran situs ini juga dibarengi dengan penempelan stiker bergambar QR Code di area pesisir Desa Panggarangan. Penempelan stiker dibantu oleh dua relawan Gugus Mitigasi Lebak Selatan yakni Ulung Dinarja dan Dayah Fatah Fadillah.
Sambil melakukan penempelan stiker, relawan GMLS dan Tim PKM Tanggap Bencana LPPM UMN juga melakukan sosialisasi terkait cara mengakses, serta informasi apa saja yang ada di situs tersebut. Selain informasi berbentuk teks, ada juga yang berbentuk video serta gambar, untuk memudahkan masyarakat untuk dapat memahami.
Admin: Dayah Fata Fadillah